Posting TERPOPULER

Tampilkan postingan dengan label Ayat Jurnal. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ayat Jurnal. Tampilkan semua postingan

Senin

Jurnal Pembalik

Jurnal Pembalik

Jurnal Pembalik sifatnya adalah pilihan, boleh menggunakan atau tidak.

Jurnal Pembalik dilakukan dengan cara membalik dua kelompok akun dari Jurnal Penyesuaian pada tanggal 1 Januari tahun berikutnya.

Akun Beban Akrual
Saat terhutang beban upah sebesar Rp. 2.000.000,- ( lihat ringkasan Jurnal Penyesuaian ) dengan Jurnal Penyesuaian pada tanggal 31 Desember 2007 adalah :

D : Beban Upah===== Rp. 2.000.000,-
K : Utang Upah============ Rp. 2.000.000,-

Jurnal bagi yang menggunakan Jurnal Pembalik dilakukan pada tanggal 1 Januari 2008 :

D : Utang Upah===== Rp. 2.000.000,-
K : Beban Upah============ Rp. 2.000.000,-

Sedangkan bagi yang tidak menggunakan Jurnal Balik, tidak membuat jurnal apapun pada tanggal 1 Januari 2008.

Pada tanggal 4 Januari 2008 pada hari Jum’at dibayar Upah untuk 4 hari kerja termasuk 1 hari tanggal 31 Desember 2007 disusun Jurnal Umum adalah :

Bagi menggunakan Jurnal Balik :

D : Beban Upah =====Rp. 8.000.000,-
K : Kas=================== Rp. 8.000.000,-

Sedangkan bagi yang tidak menggunakan Jurnal Pembalik maka pada tanggal 4 Januari 2008 jurnalnya adalah :

D : Utang Upah===== Rp. 2.000.000,-
D : Beban Upah===== Rp.6.000.000,-
K : Kas=================== Rp.8.000.000,-

Akun Penghasilan Akrual

Saat terhutang penghasilan jasa sebesar Rp. 5.000.000,- dengan Jurnal Penyesuaian pada tanggal 31 Desember 2007 adalah :

D : Piutang Usaha====== Rp. 5.000.000,-
K : Penghasilan Jasa=========== Rp. 5.000.000,-

Jurnal bagi yang menggunakan Jurnal Pembalik dilakukan pada tanggal 1 Januari 2008 :

D : Penghasilan Jasa ====Rp. 5.000.000,-
K : Piutang Usaha============= Rp. 5.000.000,-

Sedangkan bagi yang tidak menggunakan Jurnal Balik, tidak membuat jurnal apapun pada tanggal 1 Januari 2008.

Pada tanggal 20 Januari 2008 baru diterima Piutang Usaha yang Rp.5.000.000,- itu maka Jurnal Umumnya pada tanggal tersebut adalah :

Bagi perusahaan yang menggunakan Jurnal Balik :

D : Kas============= Rp. 5.000.000,-
K : Penghasilan Jasa============ Rp. 5.000.000,-

Sedangkan bagi yang tidak menggunakan Jurnal Pembalik maka pada tanggal 20 Januari 2008 jurnalnya adalah :

D : Kas =============Rp. 5.000.000,-
K : Piutang Usaha============== Rp.5.000.000,-

Read More....

Jurnal Penyesuaian

Jurnal Penyesuaian

Jurnal Penyesuaian dilakukan pada akhir suatu periode akuntansi.
Jurnal Penyesuaian disusun dengan alasan perlunya penyesuaian terhadap kelompok akun-akun yang memang diperlukan penyesuaian untuk mendapatkan saldo yang benar.

Kelompok akun-akun tersebut adalah :

Akun Beban dibayar dimuka

Penyesuaian dibutuhkan untuk mendapatkan saldo yang benar untuk Akun beban dibayar dimuka pada akhir suatu periode akuntansi.

Ilustrasi :

Tanggal 22 Mei 2008 dibayar kas sewa kantor kepada Tuan Badu sebesar Rp. 48.000.000,- untuk 2 tahun yaitu mulai 22/5/2008 sampai dengan 21/05/2010, maka jurnal umumnya adalah :

D : Sewa dibayar dimuka Rp. 48.000.000,-
K : Kas====================Rp. 48.000.000,-

Jurnal Penyesuaian yang diperlukan pada tanggal 31 Desember 2008 :

D : Beban Sewa======= Rp. 14.000.000,-
K : Sewa dibayar dimuka======= Rp. 14.000.000

Catatan : { 7/12 x ( Rp. 48.000.000/2 )} = Rp. 14.000.000,-

Akun Penghasilan diterima dimuka

Penyesuaian dibutuhkan untuk mendapatkan saldo yang benar untuk Akun Penghasilan diterima dimuka pada akhir suatu periode akuntansi.

ilustrasi :

Tanggal 22 Mei 2008 diterima sewa kantor dari Tuan Amat sebesar Rp. 18.000.000,- untuk sewa mulai 22/05/2008 sampai dengan 21/05/2009, maka jurnal umumnya asalah :

D : Kas==============Rp. 18.000.000,-
K : Sewa diterima dimuka========= Rp. 18.000.000,-

Jurnal Penyesuaian yang diperlukan pada tanggal 31 Desember 2008 :

D : Sewa diterima dimuka Rp. 10.500.000,-
K : Penghasilan Sewa============= Rp.10.500.000,-

Catatan : 7/12 x Rp. 18.000.000,- = Rp. 10.500.000,-

Akun Beban Akrual

Penyesuaian dibutuhkan untuk menambahkan beban yang seharusnya sudah menjadi beban untuk periode tersebut. Persoalan tersebut terjadi karena adanya beban yang seharusnya sudah dibayar sampai dengan akhir periode akuntansi tetapi belum dibayar.

Ilustrasi :

CV Halimun membayar upah mingguan karyawannya pada setiap hari jum’at. Upah untuk 4 hari kerja pada akhir tahun 2007 yaitu untuk tanggal 31 Desember 2007 ( hari senin), 01/01/2008 ( selasa- libur), 02/01/2008 ( rabu ), 03/01/2008 (kamis) dan 04/01/2008 adalah sebesar Rp. 8.000.000,- maka

Jurnal Penyesuaian yang diperlukan pada tanggal 31 Desember 2008 :

D : Beban Upah======== Rp. 2.000.000,-
K : Utang Upah=============== Rp. 2.000.000,-

Catatan : yang terhutang hanya untuk upah tanggal 31/12/2007 adalah Rp.8.000.000/4

Penghasilan Akrual

Penyesuaian dibutuhkan untuk menambahkan penghasilan yang seharusnya sudah menjadi penghasilan untuk periode tersebut. Persoalan tersebut terjadi karena adanya penghasilan yang seharus sudah diterima sampai dengan akhir periode akuntansi tetapi belum diterima.

ilustrasi :

PT Banyu Biru belum mencatat piutang usaha sebesar Rp. 3.000.000,- sampai dengan tanggal 31 Desember 2007 maka :

Jurnal Penyesuaian yang diperlukan pada tanggal 31 Desember 2008 :

D : Piutang Usaha====== Rp. 3.000.000,-
K : Pendapatan Jasa=========== Rp. 3.000.000,-

Depresiasi
Penyesuaian dilakukan akhir tahun untuk mendapatkan nilai buku suatu aktiva.

Ilustrasi :

PT Senja Kemilau mempunyai gedung dengan harga perolehan Rp. 200.000.000,- dibeli pada tanggal 1 Januari 2001, umur ekonomis 20 tahun disusutkan dengan metode garis lurus.

Jurnal penyesuaian yang dilakukan pada tanggal 31 Desember 2008 adalah :

D : Beban Depresiasi===== Rp. 10.000.000,-
K : Akumulasi Depresiasi========== Rp. 10.000.000,-

Catatan :
Depresiasi /tahun = Rp.200.000.000,-/20 tahun = Rp. 10.000.000,-

Nilai buku gedung pada tanggal 1 Januari 2009 = Rp. 200.000.000,- -( 8 x Rp. 10.000.000,- ) = Rp. 120.000.000,-

Read More....

Jurnal Penutup

Jurnal Penutup

Jurnal Penutup dilakukan pada setiap akhir suatu periode akuntansi terhadap akun-akun yang bersifat sementara yang meliputi akun-akun Laporan Rugi Laba. Akun-akun Laporan Rugi Laba ini digolongkan sebagai akun yang bersifat sementara karena sifatnya yang sementara dan akan dibuka dan ditutup kembali kalau memang diperlukan.

Sedangkan akun-akun Neraca dinamakan akun permanen karena yang sifatnya yang permanen selama umur perusahaan tersebut.

Empat langkah melakukan Jurnal Penutup :

Memindahkan akun Penghasilan kea kun Ikhtisar Rugi Laba

D : Penghasilan-penghasilan== xxx
K : Ikhtisar Rugi Laba========= xxx

Memindahkan akun Beban ke akun Ikhtisar Rugi Laba

D : Ikhtisar Rugi Laba====== xxx
K : Beban-beban============= xxx

Memindahkan akun Penarikan/Prive ke akun Ikhtisar Rugi Laba

D : Ikhtisar Rugi Laba====== xxx
K : Penarikan/Prive=========== xxx

Memindahkan akun Ikhtisar Rugi Laba ke akun Modal Sendiri
Apabila setelah melakukan Jurnal Penutup di atas ternyata bahwa :
Akun Ikhtisar Rugi Laba lebih besar di sisi sebelah DEBET maka Jurnal Penutupnya adalah :

D : Modal, Tuan X===== xxx
K : Ikhtisar Rugi Laba====== xxx

Keterangan :

Perusahaan merugi karena beban besar lebih daripada penghasilan, akibatnya modal berkurang.
Namun, apabila sebaliknya akun ikhtisar Rugi Laba lebih besar di sisi sebelah KREDIT maka Jurnal Penutup adalah :

D : Ikhtisar Rugi Laba== xxx
K : Modal, Tuan X======= xxx

Keterangan :

Perusahaan memperoleh laba karena penghasilan lebih besar daripada beban, akibatnya modal bertambah.

Contoh :

Usaha Laundry Ibu Lely
Laporan Laba Rugi
Untuk bulan yang berakhir tanggal 30 April 2008

Penghasilan Jasa laundry===========Rp. 5.000.000,-

Beban-beban :
Utilitas ( pemakaian air, listrik,)= Rp. 800.000,-
Gaji karyawan=============Rp. 1.200.000,-
Sewa kios ================Rp. .500.000,-
Perlengkapan ( sabun, pewangi dll )Rp. 600.000,-
LABA NETO=====================Rp. 1.900.000,-

Catatan :
Diambil untuk membayar SPP anak sebesar Rp. 250.000,-

Jurnal Penutup yang dapat dilakukan adalah :

Menutup Akun Penghasilan

D : Penghasilan Jasa Laundry=Rp. 5.000.000,-
K : Ikhtisar Rugi Laba============= Rp. 5.000.000,-

Menutup Akun Beban

D : Ikhtisar Rugi Laba====== Rp. 3.100.000,-
K : Beban Gaji===================Rp. 1.200.000,-
K : Beban Utilitas=================Rp. 800.000,-
K : Beban Perlengkapan============ Rp. 600.000,-
K : Beban Sewa================== Rp. 500.000,-

Menutup Akun Ikhtisar Rugi Laba

D : Ikhtisar Rugi Laba==== Rp. 1.900.000,-
K : Modal, Ibu Lely================ Rp. 1.900.000,-

Menutup Akun Prive

D : Modal, Ibu Lely====== Rp. 250.000,-
K : Prive, Ibu Lely================ Rp. 250.000,-

Keterangan :

Dengan demikian Modal, Ibu Lely pada tanggal 30 April 2008 bertambah sebesar R1.650.000,-( Rp.1.900.000,- - Rp. 250.000,-)

Read More....

Jurnal Koreksi

Jurnal Koreksi

Jurnal Koreksi adalah Jurnal yang dilakukan untuk mendapatkan Jurnal yang benar atau Jurnal seharusnya.

Prosedur Jurnal Koreksi

Apabila jurnal tidak benar sudah dibuat tetapi belum diposting, maka tindakan yang dilakukan adalah coret jurnal yang salah dan gantikan dengan baru.


Ilustrasi :

Dibeli Perlengkapan dengan cara kredit sebesar Rp.5.000.000,-

Jurnal yang salah dan belum diposting ke buku besar

D : Peralatan====== Rp. 5.000.000

K : Kas===================== Rp.5.000.000,-

Jurnal Koreksi adalah :

D : Perlengkapan=== Rp. 5.000.000

K : Utang Dagang============== Rp.5.000.000

Apabila Jurnal yang dilakukan sudah benar namun diposting secara keliru, maka tindakan yang dapat dilakukan coret yang salah dan gantikan dengan yang baru.

Ilustrasi :

Dibeli Perlengkapan dengan cara kredit sebesar Rp.5.000.000,-

Jurnal yang dibuat sudah benar tetapi diposting ke buku besar sebagai berikut :

D : Perlengkapan==== Rp. 5.000.000

K : Kas=================== Rp.5.000.000,-

Jurnal Koreksi adalah :

D : Kas============ Rp. 5.000.000

K : Utang Dagang============ Rp.5.000.000

Apabila Jurnal yang dilakukan tidak benar dan sudah diposting, maka tindakan yang dapat dilakukan adalah membuat jurnal Koreksi.

Ilustrasi:

Dibeli Perlengkapan dengan cara kredit sebesar Rp.5.000.000,-

Jurnal yang dibuat tidak benar dan sudah diposting ke buku besar yaitu sebagai berikut :

D : Peralatan====== Rp. 5.000.000

K : Kas ====================Rp.5.000.000,-

Jurnal=============== Koreksi adalah :

D : Kas========== Rp. 5.000.000

D: Perlengkapan============== Rp.5.000.000

K : Peralatan Rp. 5.000.000,-

K : Utang Dagang Rp.5.000.000

Read More....

Jurnal Umum dan Jurnal Khusus

Jurnal Umum dan Jurnal Khusus

General Journal atau jurnal umum, sesuai dengan namanya bahwa yang dinamakan dengan jurnal umum adalah jurnal dilakukan untuk mencatat semua transaksi keuangan yang terjadi di perusahaan. Semua transaksi yang melibatkan aspek keuangan dibuatkan jurnalnya masing-masing. Identitas yang digunakan dalam melakukan jurnal digunakan akun atau title untuk masing-masing karakteristik dari suatu transaksi. Jurnal itu disajikan dalam bentuk 2 kolom maka sering dinamakan dengan jurnal 2 kolom.

Special Journal atau jurnal khusus adalah jurnal digunakan untuk menampung jumlah transaksi yang relatif banyak sehingga sangat tidak efisien kalau dalam pelaksanaan jurnal, nama akun dalam penjurnalan selalu diulang-ulang banyak sekali. Dari jurnal khusus, kita sudah mengenal jurnal penerimaan kas, jurnal pembayaran kas, jurnal penjualan, jurnal pembelian, dll

Read More....

Sistem Jurnal Berpasangan

Sistem Jurnal Berpasangan

Akuntansi yang sedang dibahas ini menganut akuntansi dengan sistem pencatatan jurnal berpasangan artinya dalam mencatat suatu transaksi akuntansi minimal pasti melibatkan dua akun/rekening/perkiraan atau bahkan lebih. Hal tersebut terlihat jelas pada saat kita menyusun persamaan akuntansi yang sudah dibahas.

Ilustrasi :

Transaksi dibeli perlengkapan secara kas Rp. 2.000.000,-

Jurnal :

D : Perlengkapan===== Rp. 2.000.000

K : Kas ===================== Rp. 2.000.000,-

Transaksi dibeli perlengkapan sebesar Rp. 2.000.000,- dibayar tunai Rp. 1.200.000 dan sisanya adalah utang dagang.

D : Perlengkapan======Rp. 2.000.000,-

K : Kas====================== Rp. 1.200.000,-

K : Utang dagang=============== Rp. 800.000,-.

TIDAK ADA JURNAL YANG HANYA MELIBATKAN SATU AKUN saja

Read More....