Posting TERPOPULER

Kamis

Metode Depresiasi Saldo Menurun Ganda

Metode Depresiasi Saldo Menurun Ganda

Double Declining Balance Method

Depresiasi metode saldo menurun berangkat dari anggapan bahwa aktiva baru sangat besar peranannya dalam usaha mendapatkan penghasilan, peranan aktiva tersebut semakin lama semakin mengecil seiring dengan semakin tuanya aktiva tersebut.

Nilai sisa atau nilai residu tidak diikutsertakan dalam perhitungan.

Satu-satunya metode depresiasi yang menggunakan nilai buku.

Pembelian melewati tanggal 15 bulan berjalan, depresiasi dihitung pada bulan berikutnya.

Rumus Depresiasi Saldo Menurun :

= { (100%/umur ekonomis) x 2 } x Nilai Perolehan/Nilai Buku


ilustrasi : PEMBELIAN AWAL TAHUN

CV. Matahari Fajar membeli peralatan pada tanggal 3 Januari 2007 seharga Rp. 50.000.000,- dengan nilai sisa diperkirakan sebesar 5% dari harga perolehan. Umur ekonomis 4 tahun ( nilai sisa tidak digunakan hanya jebakan saja).

Depresiasi 2007 ={ ( 100% /4) x 2 } x Rp. 50.000.000

= Rp. 25.000.000,-


Jurnal pada tanggal 31 Desember 2007 :

D : Beban Depresiasi-Peralatan....... Rp. 25.000.000,-

K : Akumulasi Depresiasi-Peralatan......................... Rp. 25.000.000

Depresiasi 2008 = 50% x ( Rp. 50 jt – 25 jt ) = Rp. 12.500.000


Jurnal pada tanggal 31 Desember 2008 :

D : Beban Depresiasi-Peralatan ........Rp. 12.500.000

K : Akumulasi Depresiasi-Peralatan ........................ Rp. 12.500.000

Depresiasi 2009 = 50% x (Rp 50 jt-25jt-12,5jt) = Rp. 6.250.000


Jurnal pada tanggal 31 Desember 2009 :

D : Beban Depresiasi-Peralatan .......Rp. 6.250.000

K : Akumulasi Depresiasi-Peralatan ......................... Rp. 6.250.000

Depresiasi 2010 = Rp.50 jt – 25jt-12,5jt-6,25jt = Rp. 6.250.000


Jurnal pada tanggal 31 Desember 2010 :

D : Beban Depresiasi-Peralatan....... Rp. 6.250.000

K : Akumulasi Depresiasi-Peralatan...........................Rp.6.250.000


Ilustrasi : PEMBELIAN TAHUN BERJALAN

UD. Halimun Pagi membeli mesin bubut pada tanggal 23 September 2006 seharga Rp. 30.000.000 umur 4 tahun.

Depresiasi 2006 = {(100%/4)x 2 } x 3/12 x Rp.30.000.000 = Rp. 3.750.000

Jurnal pada tanggal 31 Desember 2006 :

D : Beban Depresiasi-Mesin Bubut ...... Rp. 3.750.000,-

K : Akumulasi Depresiasi-Mesin Bubut .......................Rp. 3.750.000,-

Depresiasi 2007 = 50% x (Rp. 30jt-3,75jt) = Rp.13.125.000

Jurnal pada tanggal 31 Desember 2007 :

D : Beban Depresiasi-Mesin Bubut .......Rp. 13.125.000

K : Akumulasi Depresiasi-Mesin Bubut ....................... Rp. 13.125.000

Depresiasi 2008 = 50% x ( Rp.30jt-3,75jt-13,125jt)= Rp. 6.562.500

Jurnal pada tanggal 31 Desember 2008 :

Beban Depresiasi-Mesin Bubut ............Rp. 6.562.500

Akumulasi Depresiasi-Mesin Bubut .............................Rp. 6.562.500

Depresiasi 2009= 50% x (Rp.30jt-3,75jt-13,125jt-6,5625jt)=Rp. 3.281.250

Jurnal pada tanggal 31 Desember 2009 :

D : Beban Depresiasi-Mesin Bubut .......Rp. 3.281.250

K : Akumulasi Depresiasi-Mesin Bubut ......................... Rp. 3.281.250

Depresiasi 2010 = Rp. 3.281.250 ( sisanya saja)

Jurnal pada tanggal 30 September 2010 :

D : Beban Depresiasi-Mesin Bubut .......Rp. 3.281.250

K : Akumulasi Depresiasi-Mesin Bubut ......................R3.281.250